header image
 

Bakul oh Marketing ….. ?

suatu ketika, ketika dalam perjalanan dari kantor ke rumah saya menyempatkan diri untuk mampir di tempat penjualan buah yang ada di pinggir jalan. Maunya sih ingin membelikan si kecil dan kakak-kakaknya buah jeruk, maklum mereka sangat suka sekali dengan buah yang satu ini.

Banyak sekali pedagang yang mangkal di pinggir jalan tersebut, rasanya barang dagangan mereka juga hampir semua sama yaitu buah-buahan. Saya sempat berpikir apa dagangan mereka semua laku ? dengan begitu banyaknya saingan. Dari sekian banyak pedagang tersebut, semua memasang label harga yang sama. Saya melihat kesamaan lain dari para pedagang buah ini yaitu mereka telah mengemas jeruk dagangan mereka dengan keranjang yang terbuat dari anyaman tali plastik.

Seketika itu pula yang ada di benak saya adalah bahwa harga dari sekeranjang jeruk yang mereka jual adalah seperti yang tertera di label yang mereka pasang. Hitung punya hitung “Ah uang dikantong masih cukuplah kalau untuk membeli 2 keranjang jeruk”. Akhirnya saya pun mampir di salah satu pedagang untuk membeli jeruk.

Setelah memilih jeruk yang saya inginkan, sempat kepikir untuk langsung ambil 2 keranjang, tapi kenapa ada dorongan untuk mencoba satu aja dulu. Benar saja setelah karanjang yang saya pilih saya kasih ke pedagangnya untuk di kasih tas plastik, ternyata beliau meletakkannya diatas timbangan. Apa maksudnya ini..?

Setelah menimbang si pedagang langsung mengatakan bahwa harga yang harus saya bayar adalah sejumlah yang besarnya dua kali dari harga yang tertera di label yang mereka pasang, bahkan lebih sedikit. “Lho kok harganya segitu….?, bukankah harganya seperti yang ada di depan itu…?”.  “Iya mas, harga yang di pasang disitu adalah harga per kilo-nya”. “Hah kok gak dikasih kata per kilo …..” .

Untung tadi ambil satu dulu, (pikir saya, maklum uang dikantong hanya cukup untuk harga yang di katakan oleh pedagang tersebut). Coba kalau tadi langsung ambil 2 keranjang, malu dong…… harus kembalikan lagi yang sekeranjang.

Ini sebenarnya merupakan trik marketing atau sudah masuk dalam pembohongan publik ?

Bodohnya aku ini, kenapa gak nanya dulu sih……..

~ oleh badmunir di/pada April 12, 2008.

Tinggalkan Balasan